Minggu, 18 Oktober 2015

Sejarah Perusahaan, Motor dan Mobil Honda

Sejarah Perusahaan Honda


Honda Motor Company, Ltd.
Honda Giken Kogyo Kabushiki-gaisha
本田技研工業株式会社
JenisPerusahaan publik

Industri/jasa
Didirikan24 September 1948
Pendiri
Kantor pusatMinatoTokyoJepang
Daerah layananSeluruh dunia
Tokoh penting
Produk
Pendapatan ¥7,948 triliun (2012)[1]
Laba usaha ¥231,36 miliar (2012)[1]
Laba bersih ¥211,48 miliar (2012)[1]
Jumlah aset ¥11,780 triliun (2012)[1]
Jumlah ekuitas ¥4,402 triliun (2012)[1]
Karyawan179.060 (2012)[2]
Slogan"The Power of Dreams"
Anak perusahaan



Logo Honda Motor,Co Ltd
Sepeda motor Honda Rune 1832cc
Honda Motor Company, Ltd. (Japanese: 本田技研工業株式会社 Honda Giken Kōgyō Kabushiki-gaisha?, Honda Technology Research Institute Company, Limited) Honda adalah produsen mobil, truk, sepeda motor dan skuterasal Jepang. Mereka juga membuat kendaraan segala medan (ATV), generator listrik, mesin kelautan, dan peralatan taman.
Honda didirikan pada 24 September 1948 oleh Soichiro Honda. Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia sejak 1959, [3][4] dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahun. Honda berhasil menggusur Nissan sebagai produsen mobil kedua terbesar di Jepang tahun 2001.[6][7] Honda juga menggusur Chrysler, untuk menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di pasar AS.[8] Sekarang ini, Honda juga pabrikan mobil terbesar keenam di dunia. Pada 2004, perusahaan ini mulai memproduksi motor diesel, yang sangat tenang dan tidak membutuhkan penyaring untuk dapat melewati standar polusi.
Honda merupakan pabrikan Jepang pertama yang meluncurkan merek mobil mewahnya, menggunakan merk Acura untuk mobil mewahnya di Amerika Utara. Mobil Honda terkenal dengan daya tahan dan jarang rusak. Honda di Indonesia paling terkenal dengan sepeda motornya.
Honda bermarkas di Tokyo. Saham mereka diperdagangkan di Bursa Saham TokyoBursa Saham New York, dan juga perdagangan di OsakaNagoyaSapporoKyotoFukuokaLondonParis dan Swiss. American Honda Motor Co., bermarkas di Torrance, California.


Sejarah:
Sejak usia muda, pendiri Honda, Soichiro Honda (本田 宗一郎, Honda Sōichirō) memiliki minat besar dalam kendaraan bermotor. Dia bekerja sebagai mekanik di Art Shokai, dimana dia menyetel mobil dan dimasukkan kedalam balapan. Dia kemudian membuat desain piston dan menjualnya ke Toyota. Rancangan pertamanya ditolak dan Soichiro bekerja keras untuk menyempurnakan desainnya, bahkan dia kembali sekolah dan menggadaikan perhiasan istrinya sebagai jaminan.


Produk:


Mobil

2011 Honda Jazz
2008 Honda Accord (AS-Kanada)
Honda Civic generasi 8 (Asia)
Jajaran produk global Honda saat ini terdiri dari JazzCivicAccordInsightCR-VCR-ZLegend dan 2 versi Odyssey, untuk pasar Amerika, dan satu untuk pasar internasional. Fitur dan kelengkapan untuk tiap kendaraan Honda dapat berbeda tergantung negara dan kadang hanya ada di region itu saja. Beberapa di antaranya adalah Honda Odyssey dan Ridgeline di Amerika Utara. Beberapa model eksklusif lainnya adalah hatchback Honda Civic 5 pintu di Eropa.
Honda memasuki industri otomotif setelah Perang Dunia II, dimana pesaing sesama Jepang seperti Toyota dan Nissan telah memulai lebih dahulu. Maka, Honda selalu melakukan sedikit perbedaan dari kompetitornya. Produknya yang bertahan lama, seperti Accord dan Civic, selalu menggunakan penggerak roda depan, sehingga menjadi tradisi Honda. Honda selalu memasang teknologi ke dalam produk-produknya, pertamanya sebagai kelengkapan opsional, kemudian menjadi kelengkapan standar. Contohnya adalah rem anti terkunci, power steering sensitif kecepatan, dan injeksi bahan bakar multi-port awal 1980-an. Honda juga meluncurkan merek mewah Jepang pertama yaitu Acura tahun 1986, mobil sport berbahan aluminium Honda NSX, dan teknologi pengaturan katup yang disebut VTEC.
Civic adalah salah satu mobil kompak yang dikembangkan dan diproduksi oleh Honda. Di Amerika Utara, Civic nama model mobil Jepang tertua kedua, setelah Toyota Corolla yang diperkenalkan tahun 1968.[9] Civic, bersama dengan Accord dan Prelude, adalah mobil-mobil Honda yang dijual di Amerika Utara sampai 1990-an, sampai kemudian mobil-mobil ini dikembangkan. Melalui beberapa generasi, Civic berukuran semakin besar dan pasar meningkat dan saat ini menempati tempat di antara Jazz dan Accord. Honda juga memproduksi Honda Civic Hybridkendaraan listrik hibrida untuk bersaing dengan Toyota Prius. Produk hibridanya yang lain adalah Insight dan CR-Z.
Segmen truk pikap pertama Honda Ridgeline memenangkan Truck of the Year dari majalah Motor Trend tahun 2006. Pada tahun itu juga, Civic memenangkan Car of the Year dari majalah itu juga.
Lima dari sepuluh mobil paling efisien dari 1984-2010 menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat adalah mobil-mobil Honda, lebih banyak daripada pabrikan mobil lainnya. Lima model tersebut adalah Honda Insight 2002-2006 dengan 53 mpg-US or 4.4 L/100 km; 64 mpg-imp, Honda Civic Coupe HF 1986-1987 dengan 46 mpg-US or 5.1 L/100 km; 55 mpg-imp, 1994–1995 Honda Civic hatchback VX dengan 43 mpg-US or 5.5 L/100 km; 52 mpg-imp, 2006– Honda Civic Hybrid dengan 42 mpg-US or 5.6 L/100 km; 50 mpg-imp, dan 2010– Honda Insight dengan 41 mpg-US or 5.7 L/100 km; 49 mpg-imp.ACEEE juga menyatakan Civic GX sebagai mobil terhijau di Amerika selama tujuh tahun berturut-turut.

Mesin 

Mesin Honda pada kapal ponton
Meskipun Honda adalah perusahaan yang memproduksi mesin, namun mereka tak pernah memproduksi mesin V8 untuk kendaraan penumpang. Di akhir 1990-an, Honda mendapat tekanan dari dealernya di Amerika untuk membuat mesin V8.[12] Honda mulai memperhitungkan untuk membuat mesin V8 di pertengahan 2000-an untuk sedan Acura, mobil sport NSX, dan juga truk dan SUV di pasar Amerika. Program ini ternyata dibatalkan akhir 2008 dengan memperhitungkan aspek lingkungan dan kondisi ekonomi global yang memburuk.[13]

Robot

ASIMO merupakan bagian dari program penelitian dan pengembangkan robotika Honda. Program ini dimulai tahun 1986 dengan Honda E0 yang kemudian dilanjutkan dengan Honda Seri E dan Honda Seri P. Asimo mempunyai bobot 54 kilogram dan tingginya 130 cm, bentuknya seperti seorang astronot yang mengenakan tas punggung. Asimo dapat berjalan seperti manusia dengan kecepatan sampai 6 km/h (3.7 mph). ASIMO adalah satu-satunya robot humanoid yang dapat naik dan turun tangga sendiri.








Sejarah Honda ( Soichiro Honda )
Profil Soichiro Honda ( Sang Pendiri Honda )
Arti Penting dari Sebuah Kegagalan




   Amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada kendaraan bermerek Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merek kendaran ini memang selalu menyesaki padatnya lalu lintas. Karena itu barangkali memang layak disebut sebagai raja jalanan.

   Namun pernahkah Anda tahu sang pendiri kerajaan bisnis Honda Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan saat menjalani kehidupannya sejak kecil hingga berbuah lahirnya imperium bisnis mendunia itu. Dia bahkan tidak pernah bisa menyandang gelar insinyur. lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo Tokyo akibat mengindap lever.

Sejarah Honda memang tidak terlepas dari tangan seorang Soichiro Honda, sang pendiri. Soichiro Honda ini seorang pembalap, seorang businessman dan juga seorang manufaktur sejati. Disamping semua itu, yang paling penting adalah Soichiro Honda itu adalah seorang pemimpi,  !!! Dia memimpikan membuat piston ring yang lebih baik, mendirikan sebuah perusahaan kecil dan memproduksinya 

   Saat merintis bisnisnya, Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan, Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang serta dikeluarkan dari kuliah. Namun ia terus bermimpi dan berjuang keras mewujudkan mimpinya.

   Kecintaannya pada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian di dusun Kamyo distrik Shizuko Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situlah lelaki kelahiran 17 November 1906 ini dapat berdiam diri berjam-jam.

   Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki.

   Tapi benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tak tampan sehingga membuatnya rendah diri.

   Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. 6 tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

   Di Hamamatsu prestasi kerja Honda tetap membaik, Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Jam kerjanya sampai larut malam dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu jari-jari mobil terbuat dari kayu hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam, Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras dan diekspor ke seluruh dunia.

   Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.
Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih ?
Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang karyanya itu ditolak oleh Toyota karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur dan tidak laku dijual, Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

   Karena kegagalan itu Honda jatuh sakit cukup serius. 2 bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

"Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan
dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,", ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijazah melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Malangnya niatan itu kandas. Jepang karena siap perang, tak memberikan dana. Namun ia tidak kehabisan akal. Honda mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat dan digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

   Akhirnya tahun 1947 setelah perang, Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai - sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak ia memasang motor kecil pada sepeda.
   Siapa sangka, "sepeda motor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga.

   Tetangga berbondong-bondong memesan sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. 

   Pada tahun 1958 Seichiro Honda mendirikan pabrikan Honda bersama dengan Takeo Fujikawa yang sangat mendukung dari sisi finansial. Bersama-sama mereka mendirikan emperium Honda.

   Dan era keemasan Honda muncul pada bulan Juni 1958 yaitu dengan dikeluarkannya C100 Super Cub yang disebut-sebut the most successful motorcycles. Super Cub ini dikembangkan selama 3 tahun, agar murah dan gampang dikendarai oleh siapapun. Motor ini menggunakan 50cc, OHC, 4 stroke, centrifugal clutch dengan 3 transmisi kecepatan. Motor ini sangat mudah dikendarai,.. bahkan bagi pemula sekalipun. Bentuk ini yang dikenal sebagai bebek sekarang dan menjadi populer pada zamannya. Wanita pun mudah mengendarainya.. soalnya nggak perlu terhambat oleh bentuk konvensional motor yang ada tanki bensin etc… Motor ini kemudian muncul berbagai versi… ada yang 50cc, 70cc dan 90cc. Tahun 1959, Honda mulai mengekspor dan memasuki pasar Amerika Serikat… !!! Dan terkait dengan motor ini… pada akhir Desember 2005, motor ini sudah diproduksi sebanyak 50 juta unit…!!! Bentuknya beda-beda tipis namun engine nya.. mirip banget.. !!! Dan jumlah tersebut adalah jumlah yang sangat fantastis untuk sebuah motor… !!!

Semasa hidup Honda selalu menyatakan, jangan dulu melihat keberhasilanya dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. ”ORANG MELIHAT KESUKSESAN SAYA HANYA SATU PERSEN. TAPI, MEREKA TIDAK MELIHAT 99 PERSEN KEGAGALAN SAYA,” tuturnya.

Inilah yang pantas disebut makna dari kegagalan
The Power Of Dreams .



   Ia memberikan petuah,”KETIKA ANDA MENGALAMI KEGAGALAN, MAKA SEGERALAH MULAI KEMBALI BERMIMPI. dan MIMPIKANLAH MIMPI BARU."





Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.

Quote dari Soichiro Honda :

Berikut adalah 5 Resep keberhasilan Honda :
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

HONDA PHILOSOPHY

Prinsip Dasar
Saling menghormati sesama Tiga unsur kebahagiaan (kebahagiaan membeli, kebahagiaan menjual, kebahagiaan menciptakan)
Prinsip Perusahaan
Demi menjaga opini publik, kami berdedikasi untuk mensupplai produk berkualitas terbaik dengan harga yang sesuai untuk kepuasan konsumer di dunia.
Kebijaksanaan Manajemen
Selalu memiliki ambisi dan energitas
Menghargai teori, mengembangkan ide-ide baru dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.
Nikmati pekerjaanmu dan saling terbuka satu sama lain. Selalu berusaha untuk menjaga keharmonisan kinerja tim.
Selalu mengingat pentingnya riset dan kerja keras.

Di HONDA, impianlah yang menggerakkan kami. Kami memulai dengan sepeda yang dilengkapi dengan perangkat mesin pada tahun 1948, dan sejak itu terus mempersembahkan berbagai produk inovatif yang memberikan arti pada mobilitas masing-masing individu dan kehidupan di suatu masyarakat. Kami menghormati masyarakat dan perbedaan yang ada pada diri mereka masing-masing, yang mana hal ini kemudian mengarahkan kami pada kebiasaan utama perusahaan yang kemudian berwujud pada kreatifitas.

HONDA selalu berusaha mengembangkan diri semata-mata demi kepuasan masyarakat di seluruh dunia. Kami berjuang untuk memberikan produk dan servis yang paling diinginkan oleh pelanggan kami dimanapun ia berada. Untuk memastikan bahwa kami memenuhi keinginan penduduk di suatu daerah, kami menetapkan jaringan penjualan lokal; kami telah membagi sistem operasi sehingga banyak produk kami yang tidak hanya dibuat, tetapi juga dikembangkan di beberapa daerah tempat nantinya ia akan digunakan. Hasilnya adalah sebanyak 124 fasilitas pabrik di 28 negara diluar Jepang yang memproduksi motor, mobil, dan power products untuk melayani kebutuhan sekitar 17 juta pelanggan setiap tahunnya.

Pada waktu yang bersamaan, HONDA menyadari tanggung jawab sosialnya sebagai suatu perusahaan sekaligus bagian dari suatu negara agar lebih berperan aktif dalam mencari solusi di bidang lingkungan hidup dan berbagai isu keamanan. Kami berusaha keras untuk mengurangi dampak yang mungkin diakibatkan oleh seluruh kegiatan operasi kami, mulai dari pengembangan, produksi hingga penjualan; yang mungkin berpengaruh pada lingkungan hidup global. Dengan mengimplementasikan berbagai kebijakan untuk meningkatkan efisiensi, yaitu dengan hanya menggunakan energi dan sumber daya alam, mengurangi emisi yang berbahaya dan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak pada setiap produk kami, serta membuat Pabrik Hijau, kami telah membantu memecahkan masalah lingkungan hidup sedunia.

Sebagai manufaktur dari berbagai produk yang menekankan pada segi mobilitas, kami juga menganggap posisi ini sebagai bagian dari tanggung jawab kami untuk membuat mobil yang tidak hanya aman bagi para pengemudi, melainkan juga bagi seluruh pemakai jalan. Kami telah berkomitmen untuk mempromosikan sistem mengemudi yang lebih aman dan untuk membuat produk yang aman bagi semua orang.

Semoga Artikel ini bisa menjadi inspirasi buat anda semua ...